Langsung ke konten utama

Pengumuman dan Pelepasan Siswa Kelas IX Angkatan X SMPN 2 RAIJUA 2022/2023

 KAMIS, 08 Juni 2023

SMPN 2 Raijua melaksanakan Pengumuman dan Pelepasan untuk Siswa/siswi kelas IX yang telas selesai melaksanakan Ujian Sekolah. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Ballu, Ketua Komite, Kepala SMPN 2 Raijua beserta Bapak Ibu Guru dan Pegawai, dan Orang Tua/Wali murid bersama siswa/siswi Kelas IX. 

Pada kesempatan ini Kepala Sekolah Ibu Fransiska Wanynyi Wewi, S.Si, selaku penanggung jawab kegiatan memberikan sambutan dan pesan kepada siswa/siswi kelas IX yang hari ini mendengar hasil Kelulusan selalu bersyukur dengan hasil yang di peroleh, beliau menekankan agar semuanya harus melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu SMA/SMK. Harus di ingat bahwa ini bukan akhir, tapi baru awal.. 

"Hal yang indah tentang belajar adalah tidak ada yang bisa mengambilnya darimu." - BB King





















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan Literasi Sekolah SMP Negeri 2 Raijua

 Salam Literasi Rabu, 21 september 2022 Semangat dari bapak/ibu guru yang di pilih khusus dalam Kegiatan Literasi sekolah yang dilakukan secara berlelanjutan di SMP Negeri 2 Raijua, guna menciptakan peserta didik yang aktif dalam membaca dan menulis perlu mendapat apresiasi.  Prinsip literasi sekolah merupakan pedoman yang mendasari gerakan literasi sekolah. 

SMP NEGERI 2 RAIJUA, GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Gerakan Literasi Sekolah GLS merupakan merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bersifat partisipatif dengan melibatkan warga sekolah (peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, Komite Sekolah, orang tua/wali murid peserta didik), akademisi, penerbit, media massa, masyarakat (tokoh masyarakat yang dapat merepresentasikan keteladanan, dunia usaha, dll.), dan pemangku kepentingan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. GLS adalah gerakan sosial dengan dukungan kolaboratif berbagai elemen. Upaya yang ditempuh untuk mewujudkannya berupa pembiasaan membaca peserta didik. Pembiasaan ini dilakukan dengan kegiatan 15 menit membaca (guru membacakan buku dan warga sekolah membaca dalam hati, yang disesuaikan dengan konteks atau target sekolah). Ketika pembiasaan membaca terbentuk, selanjutnya akan diarahkan ke tahap pengembangan, dan pembelajaran (disertai tagihan berdasarkan Kurikulum 2013). Va...

Proses Pembelajaran Dalam Kelas

Dalam kegiatan belajar mengajar PBAS diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan seperti mendengarkan, berdiskusi, memproduksi sesuatu, menyusun laporan, memecahkan masalah dan lain sebagainya. Keaktifan siswa itu ada yang secara langsung dapat diamati, seperti mengerjakan tugas, berdiskusi, mengumpulkan data dan lain sebagainya; akan tetapi juga ada yang tidak bisa diamati, seperti kegiatan mendengarkan dan menyimak. Kadar PBAS tidak hanya ditentukan oleh aktifitas fisik semata, akan tetapi juga ditentukan oleh aktifitas non-fisik seperti mental, intelektual dan emosional. Oleh sebab itu sebetulnya aktif dan tidak aktifnya siswa dalam belajar hanya siswa yang mengetahuinya secara pasti. Kita tidak dapat memastikan bahwa siswa yang diam mendengarkan penjelasan tidak berarti tidak PBAS; demikian juga sebaliknya belum tentu siswa yang secara fisik aktif memiliki kadar aktifitas mental yang tinggi pula. Dengan demikian, dalam pelaksanaan proses pembelajaran di dalam kelas, guru perlu mengak...